Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Hadi Shubhan: Tularkan Pengalaman Ikut PIMNAS kepada Adik Kelas

Seluruh dari 420 judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dipresentasikan di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-30 tahun 2017, selesai dilakukan penjurian/penilaian, Jumat (25/8) petang. Penjurian itu dilaksanakan di berbagai fakultas di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Setelah itu dewan juri melakukan sidang dan hasilnya akan diumumkan Sabtu (26/8) malam sebelum PIMNAS Ke-30 resmi ditutup. Sebagaimana  dilakukan  pada tahun-tahun sebelumnya seusai penjurian PIMNAS, Tim Universitas Airlangga mengadakan pertemuan antara mahasiswa peserta, pendamping, dosen pembimbing, dan pembina kemahasiswaan. Tujuannya untuk melakukan evaluasi sebagai bahan pembelajaran pada persiapan PKM dan pelaksanaan PIMNAS tahun berikutnya. Pertemuan itu dilaksanakan di  meeting room  Hotel Fave, Makassar, tempat menginap selama ambil bagian di PIMNAS. Acara  digelar  secara santai, bercanda sambil makan malam. Pengendali acara, Dr. Bambang...

PKM Mahasiswa UNAIR Peraih Medali di Arena PIMNAS Ke-30 Makassar

Dari sebelas tim PKM Universitas Airlangga yang tampil pada final Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-30, di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Tim “Biru Kuning” ini berhasil meraih total  medali , baik presentasi dan poster: 2 emas, 5 perak, 1 perunggu atau komposisi 2-5-1. Rinciannya, pada presentasi sebagai lomba utama dalam PIMNAS, mahasiswa UNAIR meraih dua medali emas dan tiga keping medali perak. Dua emas tersebut dipersembahkan tim PKM Pengabdian Masyarakat (PKMM) kelas-3. Judul PKM-nya “BILQIS ( Bio Liquid Smoke ): Pemanfaatan Asap Cair Dari Kulit Siwalan Sebagai Pengawet Ikan Dalam Upaya Menciptakan Peluang Usaha  Baru  Masyarakat Dusun Ngareng, Desa Jatimulyo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban”. Kelompok PKM dari mahasiswa Fakultas Keperawatan UNAIR tersebut diketuai oleh Ika Zulkafika Mahmudah, dengan empar kawan anggotanya Tutut Dwi Cahyati, Teguh Dwi Saputro, Inas Pramitha Abdini Haq, dan Sutra Mahardika. Satu medali emas lagi diha...

Langganan ’Cumlaude’, Cristabella Wisudawan Terbaik S3 FH UNAIR

Reifon Cristabella Eventia, SH., M.H., tidak pernah setengah-setengah dalam menjalani pendidikan. Selama kuliah S-1 hingga S-3, perempuan yang akrab disapa Cristabella ini selalu lulus dengan predikat  cumlaude . Ia lulus S-3 FH UNAIR dengan IPK sebesar 3.81. Berbagai prestasi pernah ditorehkan Cristabella, salah satunya yakni keikutsertaannya dalam  Sandwich Programme Leiden Law School  pada tahun 2014 dibawah bimbingan Prof. Jan M. Helby. Ia tercatat sebagai  satu -satunya praktisi di UNAIR yang mengikuti program tersebut. Perempuan kelahiran Kota Malang, 12 Maret 1989 ini membuat disertasi dengan judul “ Prinsip Hukum  Dalam  Pembentukan dan Pelaksanaan Kontrak Bangun Guna Serah (Build, Operate, and Transfer/BOT) ”. Disertasi tersebut membahas dua topik penting. Pertama, prinsip hukum dalam pembentukan kontrak BOT terutama prinsip transparansi dan prinsip kemitraan. Kedua, prinsip hukum dalam pelaksanaan kontrak BOT yang meliputi prinsip pengendalia...

Senam Zumba Ramaikan Pembukaan Dekan Cup FK

Ada yang berbeda dari kegiatan senam Airlangga kali ini. Senam yang diadakan Minggu (19/3) bertepatan dengan pembukaan Dekan Cup Fakultas Kedokteran diramaikan dengan senam zumba. Senam yang berlangsung di depan Gedung Rektorat Kampus C UNAIR diramaikan dengan  adanya  booth makanan, panggung pentas, dan fasilitas cek kesehatan. Peserta senam kali ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar Kampus C, dosen dari berbagai fakultas, mahasiswa, dan segenap sivitas akademika UNAIR. Turut hadir Prof. Dr. Med. Dr. Puruhito Sp.B Rektor UNAIR tahun 2001-2006, Rektor UNAIR Prof. Mohammad Nasih., Mt., Ak., CMA, dan beberapa pimpinan fakultas, unit, badan, dan lembaga di lingkungan UNAIR. Suasana berlangsung meriah karena instruktur senam dan  crew  yang bertugas mampu  membawa  suasanan pagi menjadi lebih bugar. Kekompakan instruktur pun mendapat respon semangat dari para peserta senam. Di akhir senam, seluruh peserta disuguhkan dengan senam z...

Mengukuhkan Pusat Kesehatan Tropis Se-Asia Tenggara

DIES  Natalis merupakan salah satu momentum untuk mengingatkan kembali memori terlahirnya sebuah lembaga. Dalam hal ini pada Universitas  Airlangga  yang sedang merayakan peringatan dies natalisnya yang ke-62. Universitas terbesar di kawasan Indonesia Timur ini memiliki puluhan ribu mahasiswa dan alumni yang berasal dan tersebar di seluruh Indonesia bahkan di beberapa negara manca. Tidak lepas juga dari berbagai macam prestasi yang begitu banyak dicapai, mulai dari prestasi mahasiswa, dosen maupun para Guru Besar. Tak lupa juga berbagai macam fasilitas pendidikan dan  penunjangnya  yang begitu lengkap nan canggih, baik yang terletak di lingkungan kampus A, kampus B, maupun kampus C. Sebutlah mulai dari bus kampus  (flash)  sampai dengan fasilitas laboratorium terbesar dan tercanggih se-Asia Tenggara. Seperti kita ketahui, Indonesia merupakan negara yang dikenal dengan mega-biodiversitas, baik flora maupun faunanya. Selain itu, di negeri khatulisti...

Branding Melalui Optimalisasi Website Kampus

DI  era digital, upaya  branding  atau penguatan citra perguruan tinggi, dimensinya menjadi luas. Baik  offline  maupun  online . Baik turun langsung untuk berkiprah di masyarakat, maupun melalui kegencaran “berkampanye” di dunia maya. Semua porsinya sama. Sama-sama mesti diperhatikan sekuat tenaga. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah membuat disparitas interaksi masyarakat di dunia nyata dan maya begitu tipis. Mungkin tidak semua masyarakat  melek  internet.  Namun semua kampus tetap mesti bermain lihai di ranah ini. Pasar mereka tidak hanya yang “buta” internet. Perguruan tinggi bukan sekadar mesin pembabat kebutaan macam itu. Sebaliknya, pendidikan tinggi harus menjadi garda terdepan untuk segala kemajuan teknologi. Terlebih, upaya branding melalui dunia maya menjadi salah satu ujung tombak pemeringkatan di level dunia. Sebut saja salah satunya  webometrics.  Dari namanya saja, sudah jelas kalau pemeringkat...

Mahasiswa UNAIR Ciptakan Sarana Edukasi Kemaritiman dengan Aplikasi ”Game” Android

Sebagai negara maritim terbesar di dunia, Indonesia memiliki kekayaan alam bawah laut yang sangat besar. Berbagai biota laut hidup dan berkembang di perairan Nusantara ini. Namun, pengetahuan mengenai kondisi kemaritiman itu masih sangat kurang. Hal ini terkait dengan lemahnya pendidikan kemaritiman di Indonesia, yang hingga saat ini belum ada metode maupun media yang memfasilitasi pembelajaran dengan menerapkan sistem kemaritiman. Padahal penerapan pembelajaran kemaritiman harusnya diawali dari usia dini agar dapat optimal, sehingga edukasi kemaritiman sejak dini sangat diperlukan demi terciptanya negara yang berbasis SDA pada maritim. Berkaitan dengan persoalan itulah empat mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) menawarkan karya cipta sebuah sarana edukasi kemaritiman untuk usia dini menggunakan perangkat lunak permainan ( software game ) melalui piranti telepon genggam dengan sistem operasi android. Dibawah bimbingan dosen mereka, Ann...

Mahasiswa Antropologi UNAIR Teliti Uniknya Tradisi Lamaran di Lamongan

Pada umumnya proses lamaran (meminang) dalam perkawinan dimulai oleh pihak laki-laki, tetapi di Kabupaten Lamongan inisiatif itu dari pihak perempuan yang meminang calon suaminya. “ Keunikan ” inilah yang menggelitik lima mahasiswa jurusan Antropologi FISIP Universitas Airlangga (UNAIR) tertarik melakukan penelitian tentang lamaran wanita terhadap pria. Kelima mahasiswa Antropologi FISIP UNAIR itu adalah Luluk Oktavia, Yusuf Bilal Abdillah, Biandro Wisnuyana, Dyah Bratajaya Wisnu Puteri, dan Selvi Nur An Nisaa Permata. Kemudian mereka menuangkan ide ini dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH). Proposal berjudul “Menguak Tradisi Lamaran (Calon Mempelai Wanita Terhadap Calon Mempelai Pria) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur” ini berhasil lolos seleksi dan mendapatkan pendanaan pengembangan dari Kementrian, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. ”Ini benar-benar bagai pepatah  Lain ladang lain belalang, Lain lubuk lain ikannya ...